Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Mendaki Gunung di Masa Pandemik Covid-19 (Corona Virus)

tips mendaki gunung corona

Sudah berjalan 6 bulan wabah corona menyebar di Indonesia, hampir semua pendakian gunung juga ditutup sementara untuk mencegah penyebaran virus covid-19. Awalnya hampir semua gunung menutup total jalur-jalur pendakiannya, tentu saja hal ini sangat berdampak buruk bagi perekonomian warga sekitar gunung yang menggantungkan hidupnya dari para pendaki yang berkunjung seperti pedagang, jasa angkutan, porter, pegawai pengelola taman nasional, jasa pariwisata dan masih banyak lagi . Kita bersyukur saat ini sudah masuk masa transisi new normal, corona tetap ada tapi kita dituntut untuk melakukan kebiasaan baru seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari keramaian dan protokol kesehatan lainnya.


Apakah boleh naik gunung dimasa covid-19?

Kebijakan tentang boleh atau tidaknya kita mendaki gunung dimasa corona adalah kewenangan dari pemerintah dalam hal ini juga bisa diwakili oleh pengelola taman nasional gunung tersebut. Bila pihak pengelola mengijinkan untuk melakukan pendakian , hal ini tentu saja membolehkan kita untuk mendaki gunung tersebut, kembali lagi dengan mengikuti protokol kesehatan secara umum. Contoh kecilnya adalah diharuskan para pendaki memiliki surat keterangan sehat bebas covid-19. Bila memang hal tersebut diwajibkan oleh pengelola maka kita harus menjalankannya. 

Salah satu prinsip melakukan pendakian gunung adalah mengikut aturan-aturan yang teluh ditetapkan, baik aturan administrasi maupun aturan di gunung selama pendakian, aturan yang dibuat dimaksudkan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan selama pendakian. Melanggatr aturan di gunung artinya kita telah mengancam dan membahayakan diri sendiri. Maka dari itu ketaatan kita terhadap peraturan-peraturan yang telah dibuat sangat diperlukan, apalagi dimusim pandemik corona ini.

Beberapa tips mendaki dimasa pandemik Covid-19

  • Fisik dalam kondisi fit

Anda harus benar-benar memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat dan fit pada performa terbaiknya, bila dirasa kurang sehat maka lebih baik anda menunda dahulu pendakian sampai kondisi tubuh benar-benar sehat. Lakukan latihan dan persiapan secara matang, bisa dengan olahraga ringan seperti berjalan, berlari, melompat, meregangkan otot-otot kaki, tangan, betis dan persiapan fisik lainnya yang mendukung pendakian nantinya.

  • Menggunakan Jalur Resmi
Sebagai pendaki yang baik kita harus mengikuti arahan resmi dari pengelola, apabila diijinkan dilakukan pendakian di gunung tersebut maka silahkan daftar secara resmi ke kantor atau melalui online (seperti pendakian ke Gunung Gede Pangrango) bagi gunung-gunung yang menggunakan pendaftaram online. 

Jangan sekali-sekali tergiur dengan tawaran-tawaran ilegal dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, selain untuk terjaganya keselamatan kita juga agar terbebas dari ancaman hukuman bila kita tertangkap basah melakukan pendkian menggunakan jalur tidak resmi atau ilegal.
  • Tes Covid-19 Bila Dibutuhkan
Tes kesehatan menjadi hal wajib bagi seorang pendaki sebelum melakukan pendakian, aturan ini sudah ada sebelum masa pandemik corona ini. Tapi sangat disayangkan hal ini tidak dijalankan dengan baik, malah dijadikan bahan untuk memeras pendaki dengan menerbitkan surat keterangan sehat tanpa tes kesehatan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggungjawab. 

Terlebih dimasa ini, kesehatan menjadi perhatian utama yag sangat diperhatikan dan menjadi prioritas kebijakan-kebijakan yang ada, maka kalau memang dibutuhkan tes covid-19 sebelum mendaki hendaknya kita melakukannya untuk keamanan dan kenyamanan kita bersama.

  • Membawa Peralatan Protokol Kesehatan Pribadi
Penerapan protokol kesehatan jangan sampai kita lupakan, terutama peralatan-peralatan pribadi seperti masker, handsatitizer dan alat-alat pribadi lainnya.

Jangan Lakukan Pendakian Bila :

  1. Kondisi tubuh sedang tidak fit
  2. Mendaki melalui calo/tidak mendaftar resmi
  3. Belum ada ijin resmi dibukanya jalur pendakian oleh pihak pengelola
  4. Dilarangnya berpergian keluar kota dari pemerintah setempat
  5. Kondisi yang sangat ramai dijalur pendakian
  6. Tidak melakukan persiapan secara matang
Itu adalah beberapa tips mendaki gunung dimasa pandemik covid-19 (corona virus) yang dapat mimin sampaikan, semoga bermanfaat dan sehat selalu untuk semuanya agar kita bisa kembali menikmati pesona alam yang sudah kita rindukan

Jangan lupa untuk share tips ini, agar teman-teman pendaki lain memahami dan bisa berbagi bersama disini.

Posting Komentar untuk "Tips Mendaki Gunung di Masa Pandemik Covid-19 (Corona Virus)"